
Tiga Jalan Muhasabah di Pergantian Tahun; Oleh Prof Dr Uril Bahruddin Lc MA, Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim
Tarjihjatim.pwmu.co – Tidak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Tiba-tiba kita sekarang berada di penghujung tahun 2023. Bagi kita, setiap pergantian waktu, baik hari, pekan, bulan, maupun tahun, hendaknya kita gunakan untuk melakukan instrospeksi diri atau muhasabatun nafs.
Perintah muhasabah bagi orang Islam sama halnya dengan perintah untuk melakukan kebaikan yang lain, bahkan dalam al-Quran perintah itu disebutkan oleh Allah beriringan dengan perintah bertakwa kepada-Nya (al-Haysr 18). Hal ini menunjukkan bahwa urusan evaluasi diri dalam kehidupan kita menduduki posisi yang sangar penting.
Apalagi jika dikaitkan dengan masalah waktu, maka secara tegas Allah SWT telah memperingatkan kita tentang pentingnya memperhatikan waktu dalam kehidupan ini. Kesuksesan kita dalam mengatur dan memenej waktu dalam kehidupan ini dengan baik, akan berdampak positif pada keberhasilan kita dalam menjalani kehidupan ini secara keseluruhan. Demikian pula sebaliknya, ketidaksuksesan kita dalam mengelola waktu yang diberikan oleh Allah kepada kita, maka akibat kerugianlah yang akan diterima oleh manusia (al-Ashr 1-3).
Oleh karena itu, dalam rangka untuk melihat sejauh mana waktu satu tahun selam 2023 dapat berjalan dengan baik dan produktif bagi kita, alangkah baiknya di hari-hari terakhir pada tahun ini marilah kita luangkan sejenak untuk melakukan muhasabah diri.
Dengan harapan pada tahun yang akan datang kita tidak mengulang kesalahan yang sama. Jika selama satu tahun sudah dapat berjalan dengan efektif, maka pada tahun yang akan datang dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Begitu juga jika masih belum bisa berjalan dengan baik, maka tidak ada pilihan lain kecuali harus berusaha untuk memperbaikinya.
Baca sambungan di halaman 2: Muhasabah Diri sebagai Pribadi