
Suami Malas Shalat, Saya Harus Bagaimana? Tanya jawab agama diasuh oleh Dr Zainuddin MZ Lc MA, Ketua Lajnah Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Tarjihjatim.pwmu.co – Assalamualaikum. Saya sudah menikah hampir 14 tahun. Awal-awal menikah suami saya rajin shalat, tapi semenjak saya punya dua anak, suami saya jarang shalat. Tapi saya tidak putus asa untuk mendoakan, semoga suami dapat hidayah dari Allah SWT. Berdosakah saya, menyuruh suami untuk shalat, mohon pencerahan Ustadz dan mohon doanya.
Terima kasih
Jawaban
Istri yang tangguh, istri yang istikamah, saya hormat atas sikap ibu. Manusia hanya mampu memberikan hidayah irsyadiah (petunjuk, bimbingan, arahan, atau nasihat), dan kita tidak memiliki hidayah taufiqiah, itu hak Allah SWT.
Betapapun para Nabi sudah memberikan bimbingan kepada umat bahkan kepada kerabatnya, namun tidak sedikit dari mereka yang mengingkarinya. Tugas kita hanya menyampaikannya.
Berdalah, “Ya Allah, kembalikanlah suami menuju jalan yang Engkau ridhai, kembalikan dia menuju shirathal mustaqim, jalan yang lempeng, jalan ketaatan, terlebih dalam menjalankan shalat sebagai pengabdian kepada-Mu.”
Sekali tempo ibu bisa bilang, tolonglah anak-anak diajak ke masjid atau gimana kalau papa mengimami shalat berjamaah bersama keluarga.
Hindari kalimat perintah yang menohok perasaan lelaki, kodrat lelaki maunya memimpin, bukan dipimpin. Namun tidak sedikit lelaki yang salah kaprah dalam memahami menempatkan kodrat tersebut.
Dengan cara yang bijak tentu ibu dapat curhat, nikmatnya mempunyai anak yang shaleh dan shalehah, tentunya harapan itu tidak jauh jika mereka mendapat keteladanan dari orang tua. Berbahagialah jika orang tua yang memberi contoh gemar shalat, semoga anak pun dapat mewarisi kebaikan tersebut. Bukan siapa-siapa yang mendapatkan dampak positifnya, melainkan kepada anak-anak dan orang tua yang mengasuhnya. Semoga segera kembali ke masa istikamahnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni